Guru Dan Murid ((link)) Page

Karena pendidikan sejati bukanlah memindahkan air dari sungai ke kolam, tapi mengajarkan bagaimana menemukan mata air sendiri, lalu memilih kapan harus minum, dan kapan harus berbagi pada yang kehausan.

Maka hormatilah guru, tapi jangan pernah menjadikannya patung. Sayangilah murid, tapi jangan pernah membatasinya dengan tembok kasih. guru dan murid

Murid datang dengan mata bertanya, dengan hati yang masih meraba-raba. Ia bukan bejana kosong yang pasif, tapi api kecil yang menunggu ditiup, bukan tanah liat yang lunak, tapi benih yang membawa dunia di dalamnya. lalu memilih kapan harus minum

Maka di ruang-ruang kelas yang sempit, atau di bawah pohon rindang di lapangan, terjadi dialog bisu yang hebat: saling memberi, saling mengoreksi, saling membebaskan. tapi api kecil yang menunggu ditiup